edukasi E-LAHAB: Obat PrEP (pre-exposure prophylaxis) adalah obat pencegah penularan infeksi bagi orang-orang yang berisiko tinggi tertular HIV.

Obat PrEP (pre-exposure prophylaxis) adalah obat pencegah penularan infeksi bagi orang-orang yang berisiko tinggi tertular HIV.

Dua jenis PrEP yang dapat mencegah HIV adalah:

Truvada, untuk orang yang berisiko HIV dari hubungan seksual atau penggunaan narkoba suntikan.

Descovy, untuk orang yang berisiko HIV dari hubungan seksual, kecuali orang yang terlahir sebagai wanita dan berisiko tertular dari hubungan seks vaginal.

Anda dianjurkan untuk minum obat ini satu kali sehari guna mencegah penularan infeksi HIV dari pasangan yang positif HIV.

PrEP mampu melindungi Anda secara maksimal dari virus HIV yang ditularkan melalui seks anal setelah 7 hari penggunaan.

Sementara itu, PrEP dapat melindungi secara maksimal dari penularan HIV lewat seks vaginal dan penggunaan narkotika suntik setelah diminum 20 hari.

Obat ini dapat ditolerir dengan baik oleh tubuh hingga 5 tahun penggunaan.

PrEP tidak ditujukan untuk semua orang. Obat pencegah HIV ini ditujukan bagi orang yang tidak mengidap HIV, tetapi memiliki risiko tinggi tertular.

Planned Parenthood menyebutkan bahwa orang-orang yang berisiko tinggi tertular HIV dan membutuhkan obat pencegahan adalah sebagai berikut:

Tidak rutin menggunakan kondom saat berhubungan seksual.

Memiliki pasangan seksual yang mengidap HIV.

Memiliki pasangan seksual yang berisiko tinggi tertular HIV (mereka yang melakukan hubungan seks dengan orang lain tanpa kondom atau memakai narkoba suntik).

Melakukan seks anal atau vaginal dengan banyak pasangan, apalagi tanpa kondom.

Mengalami penyakit menular seksual, seperti klamidia, gonore, atau sifilis.

Melakukan pekerjaan terkait seks

Melakukan narkoba suntik, berbagi suntikan dengan orang lain, atau sedang melalui pengobatan atas penggunaan obat-obatan terlarang dalam enam bulan terakhir.

Jika Anda berisiko tinggi tertular HIV dan sedang hamil, mencoba untuk hamil, atau menyusui, Anda juga memerlukan PrEP untuk melindungi diri dan bayi dari HIV.

Meski bertujuan untuk mencegah HIV, PrEP tidak otomatis 100% membuat Anda terbebas dari risiko HIV.

Kemanjuran obat ini diperkirakan hanya sekitar 92% untuk menurunkan risiko Anda tertular HIV.

Demi menjaga efektivitas PrEP, tetap penting bagi Anda dan pasangan untuk selalu mempraktikkan seks aman dengan pakai kondom.

Selain itu, penggunaan kondom dapat memberikan Anda perlindungan dari risiko penyakit menular seksual lainnya, seperti kencing nanah (gonore) atau klamidia.

Pasalnya, minum PrEP saja tidak akan melindungi Anda dari risiko penyakit kelamin. Tak lupa, penting juga menjalani tes HIV dan penyakit kelamin secara rutin bersama-sama.

Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 29/03/2021

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

https://youtu.be/o6jpwMrLcCU